WRITER - INTELLECTUAL

Taufiq Ismail

Puisi adalah hati nurani. Puisi adalah cinta semesta yang menyala di dada.

BIOGRAPHY

Taufiq Ismail, satu-satunya penyair Indonesia yang melewati semua rezim pemerintahan Indonesia. Kata kuncinya: kiprahnya yang panjang dan konsistensinya dalam melakukan perlawanan lewat puisi.

Cintanya pada bangsa, Tanah Air, dan kemanusiaan menjadikannya sosok penyair yang terlibat dalam dinamika penting sejarah perjalanan bangsa Indonesia. Secara kuantitas, sejak awal kepenyairannya tahun 1950-an, sampai kini,  puisi-puisi Taufiq Ismail boleh jadi sudah mencapai ribuan halaman.

Dari jumlah itu, kita dapat mencermati sikap kepenyairannya: tetap teguh, kokoh menegakkan kebenaran, keadilan, dan nilai kemanusiaan. Maka, puisi-puisi Taufiq Ismail menjadi sangat kontekstual sebagai saksi bicara zamannya.

Ada dua tempat di muka bumi yang mencekam perasaanku. Yang pertama perpustakaan dan kedua kuburan. Deretan buku di perpustakaan mewakili ilmu pengetahuan yang ditawarkan. Deretan nisan di kuburan memberi isyarat berhentinya ilmu pengetahuan.

BOOKS

Five decades between covers

Dari Tirani dan Benteng, hingga Mengakar ke Bumi, Menggapai ke Langit.  

Tyranny and Fortress

2026 · LITERATURE MAGAZINE HORISON

Ashamed (I Am) To Be An Indonesian

2026 · LITERATURE MAGAZINE HORISON

Dust on Dust (Volume 1)

2014 · HORISON

Dust on Dust (Volume 2)

2014 · HORISON

TESTIMONIAL

What other have said

Taufiq Ismail matters because he reminds Indonesia that literature is not a luxury but a necessity — a space where truth can be spoken, memory can be preserved, and conscience can be awakened.

ismet fanany – Professor, School of Humanities and Social Sciences, Deakin University

Taufiq Ismail adalah penyair Indonesia yang sangat produktif dan bernapas panjang. Ia mulai berkarya tahun 1960-an hingga kini, lahir dari gejolak politik dan turun ke jalan untuk menumbangkan Orde Lama.

M. SHOIM ANWAR – SASTRAWAN DAN DOSEN UNIVERSITAS ADI BUANA SURABAYA

A lifetime writing, gathered in one quite room.